Prosedur Investasi


(1) Pelaku Usaha mengajukan Perizinan Berusaha kepada Administrator/Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) KEK untuk mendapatkan pendaftaran penanaman modal (Izin Investasi) serta:
a. Akta Pendirian Badan Usaha dan Pengesahannya dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
b. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP); 
c. Tanda Daftar Perusahaan;
d. Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA);
e. Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA);
f. Angka Pengenal Impor (API); dan
g. Akses Kepabeanan
h. Informasi Lahan

 

(2) Seluruh dokumen tersebut akan diperoleh dalam waktu 3 (tiga) jam yang merupakan salah satu kemudahan yang diberikan di KEK.

Pengajuan Perizinan Berusaha sekaligus pengajuan permohonan penerbitan perizinan lainnya yang diperlukan adalah dalam bentuk checklist (komitmen pemenuhan persyaratan). Checklist tersebut berisikan:
a. perizinan dalam rangka konstruksi dan komersial, yang mencakup paling sedikit: 

  1. Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL);
  2. Sertifikat tanah; dan
  3. Teknis bangunan/Izin Mendirikan Bangunan (IMB);

b. Fasilitas dan kemudahan yang ingin diajukan, yaitu:

  1. Fasilitas Pajak Penghasilan;
  2. Fasilitas Pajak Pertambahan Nilai atau Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah;
  3. Fasilitas kepabeanan dan cukai;
  4. Fasilitas dan kemudahan lalu lintas barang;
  5. Fasilitas dan kemudahan ketenagakerjaan;
  6. Fasilitas dan kemudahan keimigrasian; dan/atau
  7. Fasilitas dan kemudahan pertanahan.

 

(3) Pelaku Usaha mengisi dan menandatangani formulir permohonan penerbitan perizinan yang diperlukan dalam bentuk checklist (pemenuhan persyaratan) secara mandiri disertai dengan komitmen dan jangka waktu pemenuhan persyaratan yang harus dipenuhi.

                                                                       

(4) Formulir permohonan yang disertai dengan komitmen kemudian akan diregister oleh Administrator/PTSP KEK.

                                                                     

(5) Pendaftaran penanaman modal (Izin Investasi) dan bukti registrasi dari Administrator/PTSP KEK akan menjadi Perizinan Berusaha Sementara bagi Pelaku Usaha untuk memulai kegiatan konstruksi dan berusaha.

                                                                      

(6) Pelaku Usaha harus memulai pelaksanaan konstruksi paling lambat 90 (sembilan puluh) hari sejak diregister

 

Catatan Penting:

(7) Dalam hal Pelaku Usaha tidak memenuhi seluruh atau sebagian persyaratan yang dimuat dalam bentuk pemenuhan persyaratan (checklist) dan komitmen waktu penyelesaiannya serta belum memulai konstruksi, Administrator/PTSP KEK:

a. memberikan teguran tertulis;
b. memberikan penangguhan Perizinan Berusaha dalam bentuk pemenuhan persyaratan (checklist);
c. memberikan perpanjangan waktu untuk melengkapi persyaratan yang belum dipenuhi; 
d. menghentikan kegiatan sementara; dan/atau
e. mencabut Perizinan Berusaha sementara.

 

(8) Dalam hal Pelaku Usaha telah memenuhi seluruh persyaratan yang dimuat dalam bentuk pemenuhan persyaratan (checklist), Administrator/PTSP KEK menerbitkan Perizinan Berusaha.

 

(9) Dalam hal untuk pelaksanaan konstruksi dan komersial masih diperlukan persyaratan teknis lainnya, Pelaku Usaha mengajukan pemenuhan persyaratan teknis dimaksud kepada kementerian/lembaga melalui Administrator/PTSP KEK.