|   Media  |  

Pemerintah Resmi Tetapkan KEK Tanjung Kelayang, Belitung

Kamis, 24 Maret 2016 | 14:20
blog post


JAKARTA, 23 MARET 2016 – Setelah Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus menyetujui usulan Pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung, Pemerintah telah resmi menetapkannya menjadi Kawasan Ekonomi Khusus yang ke-9 melalui Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2016 tentang KEK Tanjung Kelayang pada 15 Maret 2016.
KEK dengan zona pariwisata ini memiliki objek wisata bahari dengan pantai pasir putih yang eksotis ditambah dengan pulau-pulau kecil yang terletak di sekitarnya sebagai destinasi pariwisata. KEK ini berencana untuk mengembangkan konsep pariwisata yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan Sekretaris Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, Enoh Suharto Pranoto dalam siaran persnya, di Jakarta Rabu (23 Maret 2016)
“KEK Tanjung Kelayang yang terletak di Kecamatan Binga, akan dikembangkan di lahan seluas 324,4 ha dengan rencana investasi untuk pengembangan kawasan hingga Rp1,5 triliun’”, ujar Enoh. KEK Tanjung Kelayang sendiri diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan hingga lebih dari 58 ribu orang per tahun. Selain itu diperkirakan mampu menarik investasi hingga Rp 20 triliun pada 2025, dan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi 23.645 orang pada 2022, tambah Enoh.
KEK ini harus siap beroperasi paling lama 3 (tiga) tahun sejak ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah. PT Belitung Pantai Intan selaku pengusul dan akan ditetapkan menjadi badan usaha pembangun dan pengelola oleh Bupati Belitung, diharapkan segera melakukan pembangunan fisik di dalam kawasan, meliputi pematangan lahan, pembangunan jalan, fasilitas perkantoran, dan infrastruktur pendukung lainnya, sehingga pada 2019 sudah siap untuk beroperasi.
 
KEK yang ke-9
Dengan ditetapkannya KEK Tanjung Kelayang, menambah jumlah KEK di Indonesia menjadi 9 KEK, setelah KEK Tanjung Lesung di Provinsi Banten. Kedua, KEK Sei Mangkei di Provinsi Sumatera Utara. Ketiga, KEK Palu di Provinsi Sulawesi Tengah. Keempat, KEK Bitung di Provinsi Sulawesi Utara. Kelima, KEK Tanjung Api-Api di Sumatera Selatan. Keenam, KEK Mandalika di Nusa Tenggara Barat. ketujuh KEK Morotai di Maluku Utara. Dan kedelapan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan di Kalimantan Timur.
Selain menjadi Kawasan Ekonomi Khusus, Kementerian Pariwisata juga telah menetapkan Tanjung Kelayang sebagai salah satu dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional. Enoh menambahkan, “Dengan ditetapkannya KEK Tanjung Kelayang, diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Belitung, dan menciptakan pusat kegiatan ekonomi baru dalam rangka pemerataan pembangunan di luar Pulau Jawa,” tutup Enoh.