|   Media  |  

Menko Perekonomian meresmikan Pabrik PT Unilever Oleochemical Indonesia (UOI) yang berlokasi di KEK Sei Mangkei.

Jumat, 27 November 2015 | 12:15
blog post


Sumatera Utara (26/11/2015) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian meresmikan Pabrik PT Unilever Oleochemical Indonesia (UOI) yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei. Hadir pula dalam acara ini perwakilan dari beberapa kementerian terkait, Gubernur Sumatera Utara, Bupati Simalungun, Jajaran Muspida Provinsi dan Kabupaten, serta petinggi Unilever.
Presiden Direktur Unilever Indonesia, Hemant Bakshi menyatakan dalam sambutannya bahwa peresmian pabrik ini merupakan wujud komitmen Unilever untuk terus berinvestasi di Indonesia. Selain itu sebagai langkah penting untuk mencapai target 100% pengadaan minyak kelapa sawit yang bersertifikasi dan dapat ditelusuri.
Chief Executive OfficerUnilever, Paul Polman juga menambahkan bahwa Unilever memiliki visi menumbuhkan bisnis dua kali lipat seraya mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan dampak sosial positif bagi masyarakat. Kehadiran pabrik UOI ini diharapkan dapat membantu pemerintah menumbuhkan perekonomian di luar Jawa. Serta mendorong pertumbuhan industri kecil dan menengah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan produktivitas perkebunan di kawasan tersebut.
Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution juga menyatakan bahwa Sumatera Utara memiliki aset dan akses atas berbagai sumber daya yang nilainya berskala dunia. “Dengan segala sumber daya tersebut, Sumatera Utara berpotensi menjadi pemain ekonomi dunia”, ujar Darmin Nasution.
PT UOI merupakan investor pertama dan menjadi anchor di KEK Sei Mangkei. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian berharap keberhasilan KEK Sei Mangkei mampu menjadi driver dan etalase pengembangan KEK di berbagai daerah lain di Indonesia. Ia pun menutup sambutannya dengan menyatakan “Oleh karena itu, masih diperlukan komitmen, konsistensi dan dukungan seluruh pihak, baik pemerintah maupun dunia usaha untuk pengembangan KEK bagi kesejahteraan rakyat”.
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian PT UOI oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan CEO Unilever Paul Polman. Selain itu juga ditandai dengan memainkan alat musik tradisional Sumatera Utara “Gondang”.
Seusai peresmian PT UOI ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian melanjutkan kunjungan dengan meninjau pembangunan Kawasan Pelabuhan Terintegrasi Kuala Tanjung, serta pemaparan mengenai pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung tersebut.
Sumber:
Humas Menko Perekonomian